Sunday, September 10, 2006

Gonore (GO)

Gonore (GO) adalah penyakit menular seksual (PMS), yang disebabkan oleh kuman yang bernama Neisseria Gonorrhoaea yang menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum (usus bagian bawah), tenggorokan maupun bagian putih mata (Gonorhoaea Conjugtiva). Gonore bisa menyebar melalui aliran darah kebagian tubuh lainya ,terutama kulit dan persendian, pada wanita, gonore bisa naik ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput didalam panggul sehingga menimbulkan nyeri panggul dan gangguan reproduksi.

Gejala

Pada pria, gejala ini biasanya timbul setelah 2-7 hari setelah infeksi yang didapat dari pasangan seksualnya yang menderita Gonore. Gejalanya berawal dari rasa tidak nyaman pada daerah saluran kencing yang beberapa jam kemudian di ikuti rasa nyeri ketika berkemih yang disertai dengan keluarnya nanah . Penderita sering berkemih dan dan merasakan desakan berkemih, yang semakin memburuk ketika penyakit ini menjalar kebagian saluran kencing atas menyebabkan lubang penis tampak merah dan membengkak.

Pada wanita, gejala awal dapat timbul dalam waktu 7-21 hari setelah infeksi. Pada wanita biasanya tidak menunjukkan gejala selama beberapa minggu atau bulan, dan diketahui menderita penyakit ini ketika pasangan seksualnya tertular. Jika timbul gejala, biasanya bersifat lebih ringan, namun demikian beberapa penderita menunjukkan gejala yang berat, seperti desakan untuk berkemih, nyeri ketika buang air kecil, keluarnya cairan putih dari vagina dan demam.

Penjalaran infeksi ini bisa mencapai leher rahim, rahim, saluran telur, indung telur, uretra(saluran kencing bawah) dan rektum yang menyebabkan nyeri pinggul dalam atau nyeri ketika melakukan hubungan seksual. Pada wanita dan pria homoseksual yang melakukan hubungan seksual melalui dubur bisa menderita gonore pada usus bagian bawah. Melakukan oral sex dengan seorang penderita gonore juga dapat menyebabkan tertularnya gonore pada tenggorokan (faringitis gonocokal), yang terkadang tidak menunjukkan gejala, dan kadang gejalanya mirip seperti radang tenggorokan yang menyebabkan gangguan menelan. Gonore juga dapat menular ke mata jika cairang yang terinfeksi mengenai mata yang biasanya disebut dengan konjugtivbitis gonore. Bayi yang baru lahirpun dapat tertular gonore dari ibunya yang terjadi selama proses persalinan, yang menyebabkan pembengkkan kelopak matanya dan dari matanya mengeluarkan nanah.

Komplikasi Gonore

Biasanya komplikasi yang terjadi bisa mengenai persendian, yang mengakibatkan pembengkakan pada sendi dan menyebabkan nyeri sendi. Infeksi melaui aliran darah juga dapat menyebabkan bintik-bintik merah yang berisi nanah dikulit,demam rsa tidak enak pada badan atau nyeri dibeberapa persendian yang berpindah-pindah dari satu sendi ke sendi yang lainya.

Komplikasi juga dapat menyebar ke jantung yang menyebabkan endokarditis (peradangan pada jantung), serta dapat pula menginfeksi pada lapisan hati (perihepatitis) yang menyebabkan nyeri seperti penyakit kandung empedu.

Diagnosa

Untuk menentuka diagnosa dapat dilakukan dengan anamnesa melalui informasi yang diberitahukan oleh penderita, apakah penderita dalam beberapa hari ini melakukan kontak sexsual dengan orang lain. Data penunjang juga biasanya dibutuhkan seperti pemeriksaan nanah penderita untuk memastikan jenis kuman yang dilakukan melalui pembiakan kuman.

Pengobatan

Gonore dapat diobati dengan suntikan dosis tunggal setrifiakson yang diberikan secara deep intramuskuler (melaui otot), atau dapat juga mengunakan obat-obatan oral lainya selama 1 minggu, biasanya obat yang dipilih doksisiklin.

PENCEGAHAN

Mengunakan kondom dan menghindari oral seksual dengan pasangan yang tidak aman adalah cara sederhana yang dapat meminimalkan tertularnya penyakit ini, namun demikian cara pencegahan yang paling baik adalah jangan melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang tidak resmi, MENCEGAH LEBIH BAIK DARI PADA MENGOBATI

1 comment:

razedsgn said...

klo cek tes gonore bs cek bakteri lain?